Full Post vs Summary (Ringkasan) Mana yang Lebih Baik?
|Banyak Themes wordpress yang di desain untuk menampilkan konten blog dengan dua cara berbeda, ada yang menampilkan secara Full post atau postingan ditampilkan penuh dan yang satunya adalah dengan hanya menampilkan kutipan atau Summary. Pada artikel ini, saya akan membahas apakah Anda harus menggunakan pos lengkap atau ringkasan di blog wordpress anda? Disini saya akan membahas Kelebihan dan kekurangan dari penggunaan Full post vs Summary (Ringkasan) ? Dan saya juga akan menyimpulkan mana solusi yang ideal yang perlu anda terapkan.
Kelebihan Menggunakan Full Post vs Summary
Dalam blog saya sendiri yaitu centerklik saya menggunakan type Summary (Ringkasan) dalam menampilkan daftar postingan baik di homepage maupun di archive, hal itu dilakukan karena bertujuan untuk pengalaman pengguna yang lebih baik. Saya ingin pengunjung dengan mudah menelusuri situs dan menemukan apa yang mereka cari.
Baca : Cara Memberi Link Read More Otomatis Saat Artikel di Copy
1. Loading Cepat
Pada Centerklik, banyak postingan yang mengandung gambar dengan screenshot yang banyak dalam artikel. Dengan menggunakan Ringkasang di blog, maka secara signifikan meningkatkan waktu saat membuka page. Bayangkan jika centerklik per halaman menunjukkan 10 postingan dan masing-masing memiliki 10 halaman dengan panjang 500+ word dengan terdapat beberapa gambar di tampilkan dalam artikel, maka pengunjung akan sangat sulit dalam menelusuri artikel, karena harus melakukan scroll kebawah terlalu jauh. Halaman juga akan memuat lebih lambat karena konten ditampilkan secara langsung dan memuat semua gambar. Dengan menggunakan Ringkasan maka secara signifikan meningkatkan kecepatan dan kemudahan bagi pengunjung dalam mengakses dan menemukan berbagai artikel dalam blog, dan tentunya juga meningkatkan pengalaman pengguna yang lebih baik.
Adapun mesin pencari, Google khususnya mencintai load halaman lebih cepat, dan itu akan ber efek positif dalam meningkatkan kualitas SEO pada situs.
2. Mencegah Duplikat Konten
Dengan menunjukkan Ringkasan pada halaman blog anda, Anda dapat mencegah dari ditandai duplikat konten di mesin pencari. Misalnya, WordPress secara default memiliki kategori, tag, tanggal, dan penulis. Penerbitan posting penuh dalam arsip akan membuat setiap artikel muncul secara penuh pada beberapa halaman yang berbeda di situs Anda. Meskipun mesin pencari cukup cerdas dalam mencari Canonical URL untuk setiap postingan, mereka masih bisa menganggap duplikat konten dan tentunya akan mempengaruhi peringkat mesin pencari Anda.
Catatan: Jika Anda menggunakan full post, maka cukup gunakan Plugin SEO WordPress Yoast dan mengatur all Archive Page menjadi noindex, follow.
3. Meningkatkan Pageviews dan Mengurangi Bounce Rate
Orang sering cenderung meninggalkan situs yang memuat halaman dengan sangat lambat. Dan pada point pertama saya telah menyebutkan bahwa menggunakan ringkasan membuat beban halaman lebih cepat. Dengan menggunakan ringkasan, Anda tentunya juga bisa mengurangi tingkat bouncing. Anda juga bisa meningkatkan pageviews karena pengguna harus mengklik ke halaman posting penuh untuk membaca artikel secara lengkap. Kedua hal tersebut, memainkan peran penting dalam menampatkan pendapatan iklan Anda.
Kekurangan Menggunakan Full Post vs Summary
1. Bad Excerpts
Jika Anda menggunakan the_excerpt(); dalam theme wordpress Anda, itu berarti anda menampilkan ringkasan artikel secara otomatis Anda akan memiliki ringkasan postingan ditampilkan dengan panjang 55 kata atau word. Tentunya ini terlalu pendek dan kadang-kadang kalimat Anda akan dipotong setengah dan terbaca kurang tepat. Tapi Anda sebenarnya juga dapat membuat ringkasan kustom secara manual di area saat anda menulis artikel, tetapi tentunya itu akan menyulitkan anda dan terkadang anda lupa untuk mengatur ringkasan dengan cara manual tersebut.
2. Konten Tersembunyi
Beberapa pengunjung biasanya lebih memilih untuk membaca semua artikel yang ada di satu halaman daripada harus klik dan pindah ke halaman yang berbeda untuk membaca seluruh artikel.
Kesimpulan
Jika artikel Anda pendek dan tidak mengandung banyak gambar, maka Anda dapat memilih untuk menampilkan posting secara penuh pada page / halaman blog anda. Namun dalam banyak kasus, saya selalu menyarankan menggunakan Summary (ringkasan) untuk halaman blog Anda. Kebanyakan theme wordpress yang baik dilengkapi dengan built-in pilihan yang memungkinkan Anda untuk memilih antara full post dan juga Summary Post di pengaturan theme tersebut. Saya berharap bahwa artikel ini dapat membantu anda dalam memilih apakah Anda harus menggunakan post lengkap atau ringkasan di halaman WordPress Anda.
Anda Terbantu artikel ini? Silahkan bergabung dengan centerklik di Twitter dan Facebook+.
Daftar isi Tutorial WordPress Terlengkap GratisRegister Now: TOP 10 Hosting
Dapatkan Hosting Murah dengan Kualitas Terbaik. For Serious Blogger! View Deals
apakah tema yang digunakan di demonya memunculkan ringkasan? jika tidak maka harus ditambahkan the_excerpt() pada script yang menampilkan homepage, archive dan category. taruh setelah script untuk menampilkan title, atau di sesuaikan dengan tema yang digunakan.
benar gan, selain itu juga terlihat rapi dan loading menjadi lebih cepat. 🙂