Download Now Download Themes Gratis WordPress Responsive!

5 Hal Yang Perlu anda Ketahui dari HTML Meta Tag

Meta Tag <meta> merupakan potongan informasi pada halaman web. Meta tag tidak ditampilkan melainkan digunakan untuk memberikan informasi kepada browser dan mesin pencari. Elemen Meta biasanya digunakan untuk menentukan deskripsi halaman, kata kunci, penulis dokumen, update, dan metadata lainnya.

fungsi meta tagNamun perlu anda ketahui ada sejumlah meta tag yang mempunyai kemampuna lebih dari sekedar untuk meletakkan informasi deskripsi atau keyword. Pada artikel kali ini saya akan menunjukkan kepada anda 5 fitur meta tag yang mungkin sebagain dari anda belum mengetahuinya.

Baca : Cara Mencari ID Post, Kategori, Tag, User di WordPress

1. Mengontrol Cache Browser

Ketika anda mengunjungi sebuah halaman web, browser secara otomatis menyimpan halaman web dalam cache untuk membuatnya dimuat lebih cepat pada kunjungan berikutnya. Anda mungkin telah menemukan sebuah contoh di mana halaman anda tidak diperbarui dengan perubahan yang telah anda buat. Hal itu terjadi karena browser masih menyimpan halaman cache lama. Untuk mencegah hal itu terjadi, Anda dapat menonaktifkan cache browser dengan menggunakan meta tag. Sehingga setiap pengunjung akan melihat perubahan yang dilakukan dari situs anda. Untuk menonaktifkan cache browser, Anda dapat menggunakan:

<meta http-equiv="Cache-Control" content="no-store" />

Meta tag ini berlaku di Firefox, Chrome, dan Internet Explorer.

Anda juga dapat mengatur tanggal kedaluwarsa untuk memastikan bahwa browser akan menampilkan file yang segar dari server, daripada dari cache.

<meta http-equiv="expires" content="Fri, 18 Jul 2014 1:00:00 GMT" />

Meta data di atas berarti bahwa dokumen dianggap berakhir setelah tanggal dan waktu tertentu. Jika Anda menetapkan ke “0”, browser akan memeriksa dokumen baru yang update pada setiap kunjungan.

Baca : Cara Membuat Widget Fixed di WordPress

2. Pengaturan Cookies

Serupa dengan cache, cookies adalah bagian kecil dari data yang disimpan dalam browser oleh situs web yang dikunjungi. Website dapat menggunakan kembali cookies untuk menyesuaikan beberapa fungsi situs. Sebuah contoh sehari-hari yang nyata adalah ketika Anda berbelanja di sebuah toko online. Jika Anda telah menambahkan beberapa item ke keranjang, item akan tetap dalam keranjang meskipun Anda telah meninggalkan browser selama beberapa hari.

<meta http-equiv="Set-Cookie" content="name=data; path=path; expires=Day, DD-MMM-YY HH:MM:SS ZONE">

Untuk mengatur cookie pada meta-tag Anda dapat menggunakan:

name = Data adalah nama dari cookie yang menentukan nilai yang ditetapkan di dalamnya. path adalah jalur dokumen. Sedangkan, nilai kadaluarsa menunjukkan waktu dan tanggal ketika cookie dihapus dari komputer Anda. Jika Anda meninggalkan tanggal kadaluarsa kosong, cookie akan dihapus setelah Anda keluar dari browser.

Baca : Cara Menghapus Field URL Comment di WordPress

3. Refreshing Web Pages

Anda dapat mengatur situs anda untuk melakukan refresh secara otomatis dalam jangka waktu tertentu dengan meta http-equiv = “refresh” . Meta-tag dibawah ini akan membuat browser me-refresh halaman setiap 10 detik.

<meta http-equiv="refresh" content="5">

4. Redirect

Kita juga bisa menggunakan tag meta refresh untuk mengarahkan halaman ke tujuan tertentu. Pada contoh ini, setelah 5 detik akan otomatis halaman di arahkan ke example.com

<meta http-equiv="refresh" content="5; url=http://example.com/">

Untuk meredirect halaman secara langsung, set ke 0.

Baca : Cara Membuat Redirect User Login di WordPress

5. Page Transisi

Anda juga dapat menerapkan transisi ke halaman web Anda dengan meta-tag dengan cara yang mirip dengan PowerPoint. Sintaks halaman transisi dengan meta tag terlihat seperti di bawah ini:

<meta http-equiv="page-enter" content="revealtrans(duration=seconds,transition=num)" />
<meta http-equiv="page-exit" content="revealtrans(duration=seconds,transition=num)" />

Catatan : bahwa ini hanya bekerja pada Internet Explorer yang lama, sejak page-enter dan page-exit adalah proprietary spesifikasi meta tag Microsoft. Anda dapat menentukan berapa lama transisi akan berjalan selama menggunakan durasi. Transisi harus diisi oleh sejumlah / integer antara 0-23 yang mengacu pada jenis transisi yang disediakan oleh Microsoft.

Baca : Cara Membuat Tampilan Timeline Facebook di WordPress

Anda Terbantu artikel ini? Silahkan bergabung dengan centerklik di Twitter dan Google+.

10 top hosting!

Register Now: TOP 10 Hosting

Dapatkan Hosting Murah dengan Kualitas Terbaik. For Serious Blogger! View Deals

Bluehost Hosting

$2.95/Month Free Domain, Unlimited Space & Bandwidth Get Host

iPage Hosting

$1.99/Month Free Domain, Unlimited Space & Bandwidth Get Host

SiteGround Hosting

$3.45/Month Free Domain, Unlimited Space & Bandwidth Get Host

WebHostingPad

$1.99/Month Free Domain, Unlimited Space & Bandwidth Get Host

Hostgator

$3.95/Month Free Domain, Unlimited Space & Bandwidth Get Host

Must Read...!
Theme WordPress Stylish Portfolio Responsive Free

Stylish Portfolio adalah theme wordpress responsive gratis yang di desain satu halaman dengan kerangka...

Cara Menampilkan Featured Image WordPress Otomatis

Featured Image atau yang sering kita sebut sebagai gambar utama yang di tampilkan di...

Close